Sunday, December 28, 2008

bicara sedikit tentang taxi

malam hari


"kalau mau naik taxi di jakartaa, naiknya taxi biru aja. lebih aman nyaman"

hampir semua org yg saya kenal di kota ini bicara seperti itu saat harus berpergian dgn angkutan tsb.


semalam saya naik taxi, setelah berkunjung ke rumah diya.
supirnya ramah (atau) entah berusaha ramah, memulai perjumpaan dengan menanyakan keseharian saya. yg saya suka adalah pertanyaannya tidak terlalu ingin tau, sewajarnya aja. misalkan saat dia harus bertanya dia memulainya dengan, "mohon maaf ni ya pak, kalo menurut saya blabala.."

sampai akhirnya obrolan malam itu masuk ke dalam pembicaraan ttg taxi.
entah ada angin apa, saya pengen tau sejarah taxi di indonesia...jreng2

taxi di indonesia menurut bapak supir yg baik hati dimulai dari rivalitas dua perusahaan besar saat itu. tahun 1972 antara Blue Bird Group dan Presiden Taxi. saat itu presiden taxi adalah moda transportasi angkut yg paling termasyur dii zamannya, hampir semua org memilihnya jika harus berpergian dengan taxi. hingga seiring waktu, kemapanan tidak diimbangi dengan perbaikan fasilitas, presiden taxi pun meluncur menuju titik rendah. sepi order dan kehilangan kepercayaan.

selang beberapa tahun, muncul Taxi Express, grup taxi yang memilih warna putih sebagai color brandnya. persaingan antara Blue Bird dan Taxi Express bertahan lama, hingga kemudian memicu munculnya grup lain seperti Kosti Jaya dst.

Namun dari sekian banyak, menurut Pak supir yang baik hati itu (terlepas dari subjektifitasnya) Blue Bird Grup paling konsisten, sempat dihantam kebangkrutan, tapi berdiri lagi hingga sampai saat ini, merupakan grup taxi yang melebarkan sayapnya ke banyak daerah di pelosok negeri. Nusa Tenggara, Bali, Medan, Sumatra, Makassar, Surabaya, Semarang, Bandung, hingga nanti Januari 2009 akan muncul di Jogja.

Blue Bird juga menelurkan banyak perusahaan,
Bus Big Bird utk komunitas banyak yg berpergian jauh,
Silver Bird dengan kendaraan mewah bekas KTT Non Blok
Golden Bird yang tanpa identitas taxi, seperti mobil pribadi yg disewa saja
adalah beberapa bukti suburnya perusahaan taxi ini, manajemen yang baik.


saya bicara tentang taxi, saya bicara tentang sebuah perjalanan.
perjalanan yang mengantarkan saya pada pertemuan dengan seorang supir yang baik hati.

malam berlalu, perpisahan pun tak bisa dielakkan.
taxi melaju saat saya menyapa rumah.'

0 comments: